ATTITUDE

"Change your attitude, change your Life"


Attitude Versi Perspektif HR....  

Pertama-tama kita harus memahami Apa itu attitude?

Arti attitude adalah perilaku seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain yang disertai dengan kecenderungan untuk bertindak sesuai dengan sikap tersebut. Atau sikap pada aspek afektif yang menentukan tindakan seseorang.

         Semuanya dilakukan karena adanya keinginan dan kerelaan melakukan sesuatu terhadap orang lain, sejalan dengan karakter yang dimilikinya.

Sikap sangat berkaitan dengan kesiapan mental individu seseorang, baik itu positif maupun negatif. Mengacu pada penjelasan singkat arti attitude

di atas, attitude yang dimiliki seseorang memiliki beberapa karakteristik. Adapun karakteristik attitude adalah sebagai berikut:

  • Attitude bukan merupakan sikap yang dibawa sejak seseorang dilahirkan, melainkan dibentuk atau dipelajari sepanjang perkembangan individu tersebut dalam hubungan dengan orang lain.

  • Attitude bukan merupakan sikap yang tetap, melainkan dapat berubah-ubah. Perilaku atau tingkah laku dapat dipelajari seseorang atau sebaliknya sehingga membuat attitude dapat berubah-ubah bila terdapat keadaan - keadaan dan syarat tertentu yang mempermudah berubahnya sikap pada individu tersebut.

  •  Attitude tidak dapat berdiri sendiri, tetapi senantiasa mengandung relasi tertentu pada suatu objek.

          Objek attitude adalah suatu hal tertentu, tapi juga bisa merupakan kumpulan dari hal-hal tersebut. Dengan kata lain attitude bisa berkaitan

dengan satu objek namun juga bisa berkaitan dengan beberapa objek sekaligus. Attitude memiliki segi-segi motivasi dan juga segi-segi perasaan.

Dalam lingkungan kerja, adapun beberapa peran attitude adalah sebagai berikut:

  • Attitude Mengalahkan Hard Skill

        Skill mungkin adalah sesuatu yang bisa dipelajari, namun attitude sangat sulit untuk diubah. Meskipun bukan bawaan dari lahir, namun seeorang dengan sifat atau kepribadian tertentu cukup sulit untuk mengalami perubahan yang signifikan. Seseorang dengan attitude yang baik biasanya memiliki kemampuan beradapatasi yang baik terhadap  lingkungannya. Tentu saja dalam dunia kerja, perusahaan cenderung akan memilih calon karyawan yang memiliki kepribadian terbuka dan rendah hati karena mereka harus siap dan bisa untuk ditempatkan dimanapun.

  • Attitude Memungkinkan Pekerja Lebih Kompak

        Secara tidak langsung, attitude merupakan bagian dari sikap untuk saling menjaga respect sehingga dalam hal ini produktivitas dari perusahaan bisa meningkat dengan optimal. Dimana menuntut sesama karyawan bisa memiliki kemampuan komunikasi yang baik misalnya dalam menyampaikan keluhan atau masukan terkait kesulitan yang dialami antar divisi dalam sebuah perusahaan.

  • Attitude Membantu Mengatasi Berbagai Masalah

        Dalam lingkungan kerja, tentunya sikap untuk saling menghargai sangat penting. Dengan memiliki attitude yang baik, maka kita bisa menciptakan suasana di lingkungan kerja yang lebih nyaman. Bukan hanya untuk hubungan karyawan dengan atasan saja, melainkan ke sesama karyawan. Sehingga segala macam masalah dapat teratasi dengan baik.

Cara berbicara, bertindak, memperlakukan orang lain, semua itu adalah cerminan dari apa yang Kita pikirkan. Percaya tidak percaya, attitude Kita dapat memengaruhi kesuksesan Kita ke depannya. Kok bisa?

Pada dasarnya, kesuksesan dapat diraih dengan mengasah tiga hal yaitu skill (keterampilan), knowledge (pengetahuan), dan attitude (sikap). Skill dan knowledge merupakan komponen yang dapat Anda kembangkan dengan banyak membaca, banyak belajar, dan praktik. Tetapi attitudelah yang merupakan  komponen yang paling penting dalam membentuk karakter Anda. Tentu saja attitude yang baik dapat dipelajari dan dilatih.

Kriteria permintaan sumber daya manusia saat ini semakin beragam dan dinamis. Setiap karyawan atau calon karyawan tidak hanya dituntut untuk memiliki knowledge dan skill yang mumpuni, tetapi juga harus memiliki attitude yang baik.

Attitude yang ditunjukkan oleh karyawan dapat mencerminkan bagaimana perusahaan itu akan dikelola dan bagaimana seorang karyawan jika dihadapkan pada suatu masalah di perusahaan. Attitude menjadi peran penting bagi kemajuan suatu perusahaan, di mana sumber daya manusia (SDM) merupakan aset terpenting.

Dengan demikian, pihak perusahaan tidak hanya menilai karyawan dari segi kinerja saja, tetapi juga dari attitude yang dimilikinya. Perusahaan akan lebih mempertahankan karyawan yang memiliki attitude bagus, dibandingkan mereka yang berkinerja baik namun memiliki sikap buruk. Lantas, kita sebagai HR ada beberapa atittude dasar yang harus kita tanamkan atau contohkan kepada karyawan diantaranya:

  • Menghargai Waktu
    Dalam dunia kerja, waktu amat penting bagi Kita. Pastikan untuk selalu datang tepat waktu ke kantor serta menyelesaikan pekerjaan sebelum tenggang waktu habis. Dengan selalu menepati waktu, Kita akan memiliki kenyamanan selama bekerja dan bebas dari stress. Hal ini pun menunjukkan bahwa Kita sangat propesional dan memiliki komitmen penuh terhadap pekerjaan.
  • Menerima Kritik
    Apapun yang dikatakan oleh rekan, senior ataupun atasan Kita yang bermakna negatif janganlah langsung bersedih. Terima apa yang mereka katakan jika untuk kebaikan mengenai kinerja Kita. Percayalah bahwa apa yang dikatakan oleh mereka tujuannya untuk membantu menjalankan tugas-tugas pekerjaan menjadi lebih baik.
  • Menghormati Rekan Kerja
    Rasa hormat tidak hanya ditunjukkan kepada atasan tapi juga sesama karyawan baik senior, junior atuapun klien. Dengan demikian Kita menunjukkan sikap profesional. Kita pun akan dihargai jika attitude yang dimiliki sangat baik.
  • Berkomitmen Terhadap Pekerjaan
    Sebuah perusahaan dapat berjalan dengan baik, salah satunya karena komponen sumber daya manusia memiliki attitude yang baik. Pentingnya untuk Kita menunjukkan komitmen terhadap sebuah pekerjaan sehingga keuntungan bukan lagi dirasakan oleh individu tapi juga oleh perusahaan. Selain di dunia kerja, Kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik di lingkungan masyarakat.
  • Bersikap Sopan
    Bersikap sopan sangat penting, bukan sekedar sopan terhadap atasan atau klien tapi juga sesama pekerja baik senior, junior, maupun ke departemen lainnya.
  • Jangan Bergosip
    Kantor adalah tempat untuk Kita harus bekerja bukan bergosip. Jadi jangan sampai melakukan hal demikian di kantor bersama dengan rekan kerja lainnya. Manfaatkan waktu Kita dengan produktif di tempat kerja dan jangan gunakan untuk hal yang tidak penting. Saat istirahat dan bersama karyawan lainnya lebih baik membahas topik ringan seperti hobby, kegiatan dirumah atau update informasi/berita terbaru.
  • Jangan Membawa Urusan Pribadi Ke Kantor
    Masalah pribadi setiap karyawan tentu berbeda. Ketika sampai di kantor, seberat apapun masalah Kita di rumah sebaiknya jangan di bawa ke lingkungan pekerjaan. Tunjukkan attitude serta sikap profesional Kita sebagai karyawan. Demikian juga dengan pekerjaan di luar kantor, tidak baik jika harus menggabungkan pekerjaan luar kantor di dalam kantor Kita saat ini, karena ketika kita memutuskan untuk ambil bisnis pribadi ataupun ambil Kuliah berarti saat itu juga kita berkomitmen untuk memisahkan kegiatan tersebut secara profesional.
  • Memperhatikan Penampilan
    Antara perusahaan satu dengan lainnya memiliki kebijakan yang berbeda termasuk peraturan cara berpakaian. Perlu diperhatikan, Cantik Atau Tampan itu relatif, yang terpenting bagaimana kita menghargai diri kita dengan penampilan kita sendiri,  tidak perlu berpenampilan seperti model, namun setidaknya gunakanlah pakaian yang sopan, rapi dan sesuai peraturan perusahaan.

Atmosfer kerja yang baik sangatlah penting untuk menunjang kinerja karyawan di sebuah perusahaan.

        Setelah penjelasan singkat diatas, tugas kita sebagai HR yang utama adalah terus membudayakan attitude dan komunikasi yang baik, mulai dari menjaga tiga hal sederhana tetap terbiasakan, yaitu senyum, terima kasih, dan maaf. Ketiganya merupakan hal yang sering disepelekan, namun, memiliki efek yang luar biasa. Dengan banyak tersenyum, Kita akan dikenal sebagai pribadi yang ramah. Lalu, dengan mengucapkan “Terima kasih” atas bantuan orang lain dan “Maaf” jika Kita melakukan kesalahan, orang lain akan merasa bahwa Anda menghormati mereka. Nah, dari hal-hal kecil seperti ini, Kita dapat menjaga dan bahkan mengembangkan attitude Kita agar menjadi lebih baik lagi.

                                                "Attitude is a little thing that makes a big difference.” — Winston S. Churchill